Tentang KBI2019

You are here:

Executive Summary

Saat ini dunia sedang memasuki era transformasi yang disebut dengan Industri 4.0. Perusahaan, organisasi, dan pemerintah menggaungkan persiapan dan kesiapan untuk menyongsongnya.

Industri 4.0 adalah tahapan berikutnya dari revolusi industri yang ditandai dengan semakin menghilangnya batasan antara dunia fisik, digital, dan biologis. Hal ini merupakan implikasi dari kemajuan dalam berbagai teknologi, diantaranya kecerdasan buatan, robotika, IoT, 3D printing, rekayasa genetika, komputasi kuantum, dan lain sebagainya.

Jantung dari industri 4.0 adalah otomatisasi serta perangkat cerdas yang saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain melalui pertukaran data, sehingga Big Data maupun Artificial Intelligence memegang peranan penting di dalamnya.

Gartner memperkirakan nilai pasar IoT global akan mencapai US$3.7 triliun pada 2020. KPMG bahkan memperkirakan pasar komponen industri 4.0 akan melebihi US$4 triliun pada tahun yang sama.

Potensi yang besar ini menjadi peluang bagi bisnis, termasuk startup dan UKM, untuk dapat memperoleh manfaat dari Industri 4.0 dan menciptakan ribuan bahkan jutaan lapangan kerja. Kuncinya adalah, inovasi serta pemanfaatan data dan teknologi secara optimal untuk meningkatkan daya saing..

Meskipun mungkin Industri 4.0 dalam bentuk yang utuh masih belum akan kita lihat dalam waktu dekat ini, namun teknologi yang mendasarinya sudah banyak digunakan. Transformasi digital pun terus bergerak dengan cepat: mobile internet dengan infrastrukturnya yang semakin memadai, serta implementasi cloud computing yang semakin meluas dan biayanya semakin terjangkau. Semua perkembangan tersebut akan menjadi stimulus revolusi industri 4.0, yang akan membawa perubahan radikal di segala sektor industri.